Syukuran HUT ke 8 Ormas NasDem-Willy Aditya-Jan Darmadi-Martin Manurung

8 Tahun Ormas Nasional Demokrat

Share with:


Jakarta – Tanpa terasa Organisasi Massa (Ormas) Nasional Demokrat telah memasuki usianya yang ke 8. Keluarga besar Nasional Demokrat mengadakan syukuran menyambut hari jadinya yang ke 8 di Jalan RP Suroso, Gondangdia Lama, Cikini, Jakarta, Kamis (1/2).

Hadir dalam acara tasyakuran kali ini para pendiri dan beberapa deklarator Nasional Demokrat seperti Jan Darmadi, Willy Aditya, Martin Manurung dan keluarga besar Nasional Demokrat lainnya.

Acara dibuka dengan pembacaan do’a dan dilanjutkan dengan napak tilas serta ramah tamah. Dalam sambutannya Jan Darmadi mengisahkan bahwa Organisasi Massa Nasional Demokrat menjadi cikal bakal lahirnya Partai NasDem.

“Inilah sebetulnya Ormas menjadi satu embrio dari Partai NasDem, banyak sekali pada waktu itu dari segala macam lapisan masyarakat berikut partai lain menjadi anggota ormas,” jelas Jan.

Menurut Jan, didirikannnya Ormas Nasional Demokrat ini memiliki tujuan untuk turut mendedikasikan diri kepada nusa dan bangsa. Terutama untuk membantu masyarakat bila terjadi suatu permasalahan sehingga masyarakat mendapat perhatian.

Jan juga mengenang bagaimana Ketua Umum Ormas Nasional Demokrat Surya Paloh kala itu menolak secara kesatria dorongan untuk didaulat menjadi Ketua Umum Partai NasDem karena Surya Paloh menolak adanya tumpang tindih jabatan.

“Kita inginkan Ketum menjadi ketua partai tapi dia (Surya Paloh -red) bilang saya sudah Ketua Ormas tidak boleh menjadi ketua yang lain, tidak boleh satu orang memliki rangkap jabatan,” kenang Jan.

Jan berharap kepada generasi muda Nasional Demokrat agar mampu mempertahankan eksistensi Ormas yang dideklarasikan oleh 45 tokoh nasional di Istora Senayan, Jakarta pada 1 Februari 2010 lalu ini sehingga terbuka bagi setiap golongan dan jauh dari unsur politisasi.

“Saat ini bagaimana bisa Ormas ini di bangkitkan supaya dapat dikatakan dari lapisan masyarakat lain bisa tetap bergabung dengan Ormas kita ini, dan ormas ini jangan di politisisasi, itu saja” terang Jan.