Hamdhani Kolam

Hamdhani Bertekad Selalu Kawal Aspirasi Masyarakat Kalteng

Share with:


Kotawaringin Lama, Kalteng – Anggota Komisi IV DPR RI H Hamdhani SIP MSos, menemui sejumlah masyarakat di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Kolam, Kamis (28/12).

Selain mempererat tali silaturahmi, kedatangan Legislator NasDem itu menyerap aspirasi masyarakat Kolam. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kobar, Nasrudin.

Menurut H Hamdhani, namanya wakil rakyat, setiap anggota DPR, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten mempunyai tanggung jawab untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga, menjadi rujukan program bagi pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Tentu, setiap program pemerintah harus didasarkan pada kepentingan masyarakat, yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sebelum program digalakan, harus dimulai dari penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Hamdhani.

Lebih jauh politisi NasDem ini mengatakan, banyak bukti yang telah dilakukan para wakil rakyat dari Partai NasDem. Dirinya pun akan terus memperjuangkan bantuan-bantuan dari pusat untuk masyarakat Kalimantan Tengah. Terutama yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota Komisi IV DPR RI.

Sepanjang 2015 – 2017, lanjut Hamdhani, dirinya telah berhasil memperjuangkan bantuan ratusan alat dan mesin pertanian, belasan unit pengolahan pupuk organik, bantuan ternak sapi sebagai upaya mendorong pengembangan integrasi sawit-sapi, hingga bantuan 2.000 paket beasiswa untuk pelajar SD-SMA di Kalteng, melalui Program Indonesia Pintar.

Anggota DPRD Kobar dari Partai NasDem, Nasrudin, sudah banyak program pemerintah untuk Kotawaringin Lama. Saat ini, lanjut dia, pemerintah tengah membuka lahan pertanian seluas 167 hektare di Kelurahan Kotawaringin Hulu. Anggaran ratusan juta telah digelontorkan untuk membuka lahan pertanian tersebut.

“Sudah teranggarkan untuk pembukaan lahan, irigasi hingga jalan usaha tani di Kotawaringin Hulu. Nantinya bisa untuk tempat mata pencaharian sekitar 325 kepala keluarga di Kohul,” papar dia.

Dia pun meminta kepada H Hamdhani untuk mengalirkan program pusat ke wilayah Kotawaringin Lama. Pasalnya, anggaran Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, sangat terbatas.

“Kalau multiyears bisa dengan anggaran daerah, tapi untuk pembentukan pertanian ini perlu cepat,” pungkas Nasrudin