Johny G Plate-DPP Partai NasDem

NasDem Pastikan Negara Sejahterakan Hidup Nelayan

Share with:


Jakarta – Pelarangan alat tangkap cantrang dan sejumlah aturan baru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menjadi persoalan, khususnya bagi nelayan. Alih-alih menyejahterakan, persoalan yang mengemuka justru keributan yang tak kunjung usai antara KKP dengan para nelayan di Nusantara.

Hal ini mengemuka dalam seminar bertajuk “Laut Kaya, Nelayan Sejahtera, Industri Maju, Negara Maritim Kuat” yang diadakan di Gedung Nusantara I Kompleks DPR, Jumat (27/10). Para nelayan yang hadir mengeluh tentang banyak hal, seperti soal pelarangan cantrang, pelarangan penangkapan lobster, hingga soal penangkapan para nelayan.

Sekjen Partai NasDem dalam kesempatan tersebut menyampaikan, permasalahan ini telah menyebabkan kesejahteraan nelayan masih belum sesuai dengan harapan. Dia menyatakan, partainya dan pemerintah akan bekerja sama dalam memastikan kesejahteraan nelayan yang ada di Indonesia.

“Kenapa nelayan ribut-ribut seperti ini? Karena nelayan butuh hidup. Dan negara hadir untuk menjamin nelayan di seluruh Indonesia hidup sejahtera.  Fraksi NasDem juga ikut memastikan itu tercapai,” ujarnya.

Johnny yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini menyatakan, pemerintah sudah mengambil beberapa kebijakan terkait nelayan dan laut. Namun demikian ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki di tingkatan implementasinya.

“Nah, tentu ada banyak yang harus dikoreksi dan diperbaiki agar tujuan kedaulatan itu ada di nelayan,” katanya.

Namun demikian, dibutuhkan kesepahaman di semua pihak, termasuk nelayan dalam kerangka koreksi-koreksi itu.

“Negara kita ini negara demokrasi Pak. Celakanya di negara demokrasi ini, kita harus berpihak pada 50 plus satu setidaknya. Yang jadi persoalan, pada saat warna merah, 51 orang bilang itu biru dari seratus orang, secara hukum yang merah itu jadi biru,” ucap Johnny memberi perumpamaan.

Diakuinya olehnya, hal ini semacam ini adalah persoalan dalam demokrasi yang kerap menggunakan voting. Dalam banyak kasus, sebutnya, yang benar jadi minoritas dan selalu berhadapan dengan persoalan.

“Makanya supaya jadi mayoritas, waktunya untuk memilih NasDem yang banyak-banyak supaya kita jadi mayoritas,” ajak Johnny bersemangat.

Negara Indonesia merupakan negara yang besar dan masukan-masukan dari rakyat sangat diperlukan. Apalagi dengan adanya aturan-aturan terbaru dari menteri yang membuat nelayan berada diposisi yang sulit.

“Tapi sekali lagi yang bisa menjadi kebijakan di negara Indonesia ini pasti tidak selalu memuaskan. Tapi hari ini kami mendengar semua masukan yang berkaitan dengan nelayan, ada titik kritis dalam dua bulan ini di  mana peraturan menteri itu adalah aturan yang harus disesuaikan dan kami akan teruskan itu,” ucapnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk memberikan masukan kepada fraksi agar supaya bisa diatur pertemuan dengan komisi IV.

“Kami meminta diberikan langsung kepada saya atau komisi. Kami ingin mempertemukan kepentingan-kepentingan, khususnya kepentinganyang berpihak kepada orang banyak. Itu yang kami harapkan,” tutup Johnny.