Ketua-Umum-Partai-NasDem-Surya-Paloh

Pilkada Bitung, Surya Paloh Tegaskan Dukungannya pada Lomban-Mantiri

Share with:


Jakarta – Di hadapan ribuan kader dan simpatisan partai NasDem pada momen konsolidasi pemenangan Pilkada serentak di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (3/11), Ketua Umum Surya Paloh menegaskan dukungan politiknya kepada Max J Lomban-Maurits Mantiri (MJL-MM). Keduanya merupakan pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bitung yang diusung partai NasDem pada kontestasi Pilkada Desember mendatang.

Surya Paloh mengajak segenap jajaran kader NasDem untuk tetap solid memperjuangkan dan memenangkan para Paslon Kada yang diusung NasDem. Secara khusus, dia berpesan kepada jajaran simpatisan dan masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Paslonkada yang di usung NasDem. Surya Paloh berkeyakinan bahwa figur-figur yang di calonkan partainya akan mampu memberi yang terbaik untuk daerah yang akan mereka pimpin.

Surya Paloh melanjutkan, kendati NasDem baru akan genap berusiai empat tahun 11 November nanti, dan masih terhitung balita, tapi partai NasDem sudah menjadi pusat perhatian masyarakat atas kemajuan dan hasil yang diraihnya.

“Karena NasDem ini magnet, maka saya meminta kepada seluruh kader untuk introspeksi diri serta menunjukkan ke masyarakat hal positif. Jangan jadi beban tapi untuk meringankan beban masyarakat, itu tugas partai NasDem,” ujarnya.

Selain penegasan dukungan terhadap para paslon, nahkoda gerakan Restorasi Indonesia ini juga mengingatkan agar para kader NasDem senantiasa ingat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Bung Surya, demikian dia biasa dipanggil, merasa prihatin dengan rendahnya kesadaran warga akan nilai-nilai dasar Pancasila. Ironisnya, Surya melihat bahwa nilai-nilai Pancasila cenderung lebih diamalkan oleh negara-negara lain.

Bung Surya melihat, amalan nilai-nilai Pancasila, dari sila pertama hingga kelima, lebih banyak ditemukan di negara lain.

“Ketaatan, penghormatan lebih banyak di negeri luar sana. Begitu juga, kemanusiaan, persatuan dan rasa keadilan lebih banyak diamalkan di negeri sana. Tapi bagaimana dengan kita?” ujarnya.

Di sisi lain, pria kelahiran Aceh ini melihat sikap individualistik dan materialistik yang semakin mengikis nilai-nilai kegotongroyongan yang menjadi salah satu fondasi sistem nilai Pancasila. Atas pertimbangan itulah, Surya Paloh mengingatkan, agar segenap kader dan simpatisan selalu berpegang teguh pada prisip dan nilai-nilai Pancasila, dan menyelaraskannya dengan gerakan perubahan Restorasi Indonesia.

“Ini adalah tantangan kita semua. Bukan tantangan seorang pribadi Surya Paloh, tetapi puluhan juta kader NasDem. NasDem dihadapkan untuk konsisten, berpegang teguh, berdiri tegak membusungkan dada, memandang ke depan tidak tergoyahkan. NasDem harus mampu menahan rintangan, cobaan, cacian, fitnah dan tetap berdiri tegak sepanjang prinsip kepada negara ini sesuai dengan Pancasila. Tetapi apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, maka NasDem akan bergerak,” tandasnya.