IMG-20151103-WA0003

Mereka yang “Gemas” untuk Berbagi dengan Korban Asap

Share with:


Jakarta – Rabu pekan lalu (28/10), Badan Rescue Partai NasDem resmi memberangkatkan tim relawan Gerakan Melawan Asap (Gemas) kloter pertama, yang terdiri dari 1.600 relawan medis. Mereka adalah para dokter, bidan dan paramedik yang dikirim ke empat provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Di empat lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu, mereka terjun langsung memberi layanan medis terhadap para korban. Sejauh ini, tim Gemas sudah menangani banyak pasien serta membantu masyarakat terdampak asap Karhutla.

Koordinator Wilayah Gemas Sumatera Selatan, Haryadi Anwar, menjelaskan bahwa hampir seminggu sejak kedatangan kloter pertama, tim Gemas telah menyalurkan layanan pemeriksaan dan obat-obatan gratis kepada korban. Karena sebagian besar relawan tersebut bukan berasal dari Sumatera Selatan, dalam menjalankan tugasnya mereka banyak dibantu Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Partai NasDem setempat.

“Kami (relawan dan pengurus Partai NasDem setempat – red) saling bahu membahu saat mengunjungi lokasi korban,” terang pria yang biasa dipanggil bang Ade ini.

Bang Ade menjelaskan, guna menopang kinerja relawan, tim Gemas Sumatera Selatan mendirikan satu posko induk dan posko-posko keliling. Posko induk terletak di Jakabaring, sementara posko keliling bersifat mobile sesuai gugus tugas kelompok relawan di lokasi-lokasi penduduk yang banyak terpapar asap.

Di antara daerah-daerah yang telah dikunjungi hingga saat ini (3/11), antara lain Pinggiran Sungai Ogan, daerah Sentosa, daerah Pipa, Sungai Buaya Ogan Ilir, Kertapati dan Plaju.  Selain itu, tim ini juga memberi layanan kesehatan di Rumah Evakuasi Balita yang didirikan serta diinisiasi oleh Irma Suryani (anggota F-Partai NasDem DPR RI) bersama Koalisi Masyarakat Peduli Balita Korban Asap.

“Untuk hari ini, Selasa (3/11), tim mengunjungi daerah Talang Jambe serta Pemulutan Ogan Ilir,” lanjut Bang Ade.

Mantan personel grup musik Pancaran Sinar Petromax (PSP) ini sangat terkesan dengan kerja keras para relawan. Di tengah kondisi panas terik dan dan kepungan asap yang masih pekat di beberapa daerah, mereka berjibaku menyalurkan semangat kerelawanannya.

“Karena kesadaran mereka tinggi untuk berbagi dalam mengurangi derita saudara-saudara kita yg terkena dampak asap,” tuturnya.

Dia menambahkan sejak berdirinya posko induk dan posko keliling Gemas Partai NasDem, antusiasme masyarakat sangat tinggi mendatangi posko guna memeriksakan kesehatannya. Penyakit yang banyak dikeluhkan adalah penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) serta penyakit lainnya, seperti penyakit kulit. Saat ini, kondisi asap di Sumatera Selatan sendiri masih sepenuhnya normal menurun.

“Asapnya timbul tenggelam. Pagi bersih, sore muncul kembali,” paparnya.

Di provinsi lain, Ulung Rusman selaku Koordinator Wilayah Gemas Provinsi Riau menyampaikan kisah serupa. Menurutnya, masyarakat korban bencana asap Karhutla merespon kedatangan tim Gemas dengan antusiasme tinggi. Setiap hari mereka mendatangi posko Gemas Riau di jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

“Hingga hari ini, ratusan warga mengunjungi posko kita untuk memeriksakan kondisi tubuh dan mengeluhkan penyakitnya karena dampak asap,” terang aktivis mahasiswa ’98 ini.

Umumnya, warga yang mengunjungi posko mengeluhkan  penyakit ISPA karena berbulan-bulan menghirup udara tercemar. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan balita yang rentan terserang penyakit pernapasan. Beberapa bahkan harus menjalani penanganan medis secara ekstra dengan menggunakan alat nebulizer karena sesak napas.

Selain posko di Jalan rajawali, Ulung menjelaskan bahwa DPW NasDem Riau juga membuka Posko pelayanan kesehatan di Jalan Diponegoro (Kantor DPW) dan Jalan Yos Sudarso, Rumbai. Pemuda Tionghoa ini menyebutkan bahwa tim relawan GEMAS Riau untuk kloter pertama tercatat sebanyak 26  orang yang terdiri dari 11 dokter dan 15 tenaga perawat.

“Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana asap,” tegasnya.

Respon antusiasme tinggi  juga diberikan masyarakat terdampak asap atas kehadiran tim relawan Gemas di dua provinsi lainnya, yakni Jambi dan Kalimantan Tengah. Tim Gemas Kalteng dikoordinasikan oleh Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPP Partai NasDem, Jeanette Sudjunadi. Sementara itu di Jambi, Badan Rescue Partai NasDem menunjuk Yudhi selaku Kordinator Wilayah Gemas.