76IMG_82291.jpg

Fraksi NasDem Siap Dukung Pencegahan Dini Kanker Serviks Menjadi Program Nasional

Share with:


Jakarta – Fraksi NasDem DPR RI terima audiensi Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI) Rabu, (19/8). Dalam pertemuan yang berlangsung sangat akrab ini HOGI menyampaikan permintaan dukungan dari Fraksi Partai NasDem untuk mendorong program nasional pencegahan dini terhadap kanker serviks.

Kapoksi IX Fraksi Partai NasDem, Irma Chaniago didampingi oleh anggota komisi, Ali Mahir yang menerima kunjungan HOGI menyatakan dukungannya terhadap program yang dibuat.

“Saya secara pribadi selaku wanita Indonesia serta anggota DPR RI sangat sepakat dengan langkah tersebut dan memberikan support one hundred persen terhadap program pencegahan dini terhadap kanker serviks tersebut,” tegas anggota Komisi IX ini.

Irma menjanjikan bahwa dia akan membawa proposal program dari HOGI ini kepada anggota dan fraksi partai lainnya yang ada di DPR. Dia mengatakan akan membawa program HOGI ini menjadi pembahasan penting di Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) RI.  

“Karena sangat pentingnya tujuan serta keberhasilan yang ingin dicapai dari program ini maka dalam waktu dekat saya juga akan bawa, serta bicarakan hal ini kepada teman-teman yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) RI,” jelas Irma yang didapuk menjadi Sekjend di KKP RI.   

Secara tegas, Irma juga mengatakan akan mengirimkan surat secara khusus dari Fraksi NasDem sebagai dukungan terhadap program pencegahan dini kanker serviks ini kepada Menteri Kesehatan RI.

“Selaku Kapoksi IX, saya akan sampaikan surat tersebut ke ibu menteri (Nila Moeloek, red) saat raker nanti, agar ini menjadi prioritas program nasional,” kata Irma yang disambut tepuk tangan dari perwakilan HOGI.

Legislator dari dapil Sumsel II ini berharap dengan adanya program nasional pencegahan dini melalui pemberian vaksinasi terutama pada usia muda dapat mencegah serta menurunkan tingkat kematian perempuan dikarenakan kanker serviks.

“Ini sangatlah penting, karena menurut saya generasi masa depan bangsa itu terlahir dari para wanita yang selalu menjaga alat reproduksinya. Maka perlu saya sampaikan di forum ini serta perlu kita sosialisasikan juga bahwa dari vagina yang sehat akan melahirkan anak-anak yang sehat pula,” jelasnya.

Sebagai informasi, diperkirakan sebanyak 40-50 kasus serviks baru terdiagnosa setiap harinya. Dan setiap satu jam satu orang perempuan di Indonesia meninggal karena kanker serviks. Tercatat juga bahwa angka kematian yang disebabkan kanker ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian ibu (AKI) secara umum. Tercatat, jumlah kematian karena kanker serviks setiap tahunnya mendekati 20.000 kematian.

Untuk itulah program nasional pencegahan dini kanker serviks ini akan diselenggarakan secara nasional dalam kurun waktu  2015 – 2020.