64IMG_52831.jpg

Sahat Silaban: Jangan Tentukan Pilihan Berdasarkan Marga

Share with:


 

JAKARTA (Berita) Anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai NasDem  dapil Sumatra Utara II, Sahat Silaban, SE, meminta rakyat yang memiliki hak pilih dalam pemilihan kepala daerah nanti untuk mengunakan hak pilihnya dalam (pilkada) serentak pada bulan Desember 2015 mendatang. Dia mengingatkan masyarakat agar menggunakan hak pilih dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kecerdasan, integritas, tangkas, trengginas, pengalaman, inovatif, produktif dan solutif.

“Untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas, pemilih harus menggunakan hak pilihnya dengan cerdas. Memilih dengan cerdas, berarti memilih dengan menggunakan akal sehat dan hati nurani.” ujar Sahat Silaban, Minggu (26/7), menyikapi mulai berguliran tahapan pemilukada serentak, yang ditandai dengan dibukanya pendaftaran pasangan calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah.

Dalam kesempatan resesnya, Sahat Silaban, secara khusus memperhatikan serius pelaksanaan pilkada serentak di wilayah daerah pemilihan Sumut II, khususnya di tiga kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak tahap pertama ini, yakni Kabupaten Toba Samosir, Humbang Hasundutan dan Samosir.

Di tiga kabupaten yang terletak di sekitar kawasan Danau Toba, diyakininya pelaksanaan Pilkada memiliki ciri khas tersendiri, sebab mayoritas pemilihnya adalah masyarakat Batak, yang sangat kental dengan panatisme marga-marga.

Akibat fanatisme marga-marga yang masih kuat di kawasan itu, maka untuk menentukan pihannya maka tidak lagi bertanya soal kualitas, pengalaman, pendidikan dan dedikasi.

” Memang untuk orang Batak, pada umumnya, apa lagi untuk marga-marga yang ada di Kawasan Danau Toba, pemilihan secara langsung masih banyak dampak kekurangannya karena marga- marga itu masih sangat kuat untuk menentukan pilihannya,” tutur Sahat Silaban.

Melihat kenyataan ini, Sahat sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut II, dimana Humbang Hasundutan, Samosir dan Toba Samosir termasuk didalamnya, menyarakan agar masyarakat di wilayah itu tidak menetukan pihannya berdasarkan marga.

” Saya sebagai wakil rakyat, yang juga bermarga, dan dari kawasan Danau Toba, menyarankan kepada semua masyarakat di kawasan Danau Toba, supaya nanti menentukan pilihannya jangan karena marga. Tetapi, pilihlah pimpinan yang dapat memajukan daerah itu,” tukasnya.

Sahat menekankan, biar semarga atau famili dekat, jika kecenderungan mengutamakan memberi uang jangan mau terpengaruh.Jangan pilih, tetapi pilihlah pemimpin yang memajukan daerah itu sendiri itu .

Hubungan marga-marga dikalangan masyarakat Batak, juga akan menjalin kekeluargaan yang dekat jika antara satu marga dengan marga lain saling membina rumah tangga, hingga menjadi famili atau kerabat.

Walaupun demikian, Sahat berharap, jangan sampai mempengaruhi pilihan, sebab memilih kepala daerah adalah untuk kepentingan membangun daerah dan mensejahterakan rakayat.

“Masyarakat jangan mau cekcok karena marga dan famili dekat, akhirnya berantam suami istri,” pungkas Sahat Silaban. (aya)