5Yayuk1.jpg

NasDem Dukung Program Mendikbud Prioritaskan PAUD

Share with:


Jakarta – Anggota Komisi X Fraksi Partai NasDem, Yayuk Sri Rahayuningsih, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kemendikbud dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya pendidikan untuk anak di usia dini. Hal ini disampaikannya menanggapi Rapat Kerja DPR dengan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Rabu, (17/6).

“Saya mengapresiasi kinerja Pak Menteri (Anies Baswedan) dalam upaya meningkatkan pendidikan anak di usia dini.  Karena pendeteksian dini terhadap pendidikan  anak  di usia dini, sangat memegang peranan penting terutama dalam membentuk kualitas dan karakter anak,” ujar srikandi  politik dari Partai NasDem ini.

Namun demikian, legislator dari dapil Jatim VII ini mendesak pentingnya penyaluran BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) PAUD agar dapat merata dan tersalur ke seluruh PAUD di Indonesia, terutama di pelosok pedesaan.

“Ke depannya, yang perlu didorong adalah penyaluran BOP agar merata diberikan kepada seluruh PAUD di Indonesia. Karena saat ini pengalokasian BOP ke daerah baru untuk satu PAUD di satu desa, sedangkan jika peruntukannya sudah jelas maka dapat diberikan secara merata,” terang Yayuk. 

Lebih jauh, Wakil Bendahara Fraksi NasDem ini mengatakan Komisi X terus mendorong agar kementerian yang dipimpin Anis Baswedan ini memberikan sertifikasi serta pelatihan bagi tenaga pendidik dan pengajar PAUD.  

“Mereka juga perlu diikutsertakan untuk mengikuti (program) sertifikasi dan pelatihan. Karena jika mengamati kondisi PAUD di daerah, kebanyakan dari mereka adalah  pengajar yang bersifat sukarela dan honorer. Sertifikasi dan pemberian diklat ini penting bagi mereka. Ini bertujuan agar anak didiknya secara kualitas juga menjadi bagus sebagaimana yang diharapkan,” kata Yayuk.

Dalam kesempatan rapat dengan DPR, Menteri Anis Baswedan menyebutkan bahwa pendidikan anak usia dini sangatlah penting. Karena itu ia merencanakan program kampanye besar-besaran soal pentingnya PAUD agar semakin luas masyarakat terlibat. 

Untuk membuktikan keseriusan mengkampanyekan pentingnya pendidikan anak di usia dini tersebut, Anies menjelaskan dalam APBN 2015, Kemdikbud telah mengalokasikan Bantuan Operasional (BOP) sebesar 535 Milliar  untuk diberikan kepada 73.000 lembaga PAUD.

Selain itu, menurutnya, kementerian juga akan ada pemberian diklat berjenjang bagi pendidik dan pengajar PAUD. Kementerian akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas PAUD di setiap daerah. Anis berkeyakinan bahwa kedepannya kualitas PAUD akan semakin meningkat.

“Dalam hal pengembangan kualitas dan kuantitas PAUD, saya berkeyakinan, insya Allah  kita di jalan yang benar atau on the track.  Hanya saja ini masih dalam proses yang bertahap,” ujarnya.