89IMG_36941.jpg

Ahmad Sahroni: Normalisasi Waduk Jakarta Utara, Penting!

Share with:


Jakarta – Sabtu sore dua pekan lalu, terlihat orang-orang memadati salah satu ruangan di lantai empat, kantor Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Mereka tampak menunggu. Ya, sekitar ratusan orang sedang menantikan kehadiran Anggota Komisi XI DPR RI, Fraksi NasDem, Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta III, Ahmad Sahroni. 

Tak lama berselang, Roni, sapaan akrabnya Ahmad Sahroni, datang bersama rombongan. Kemudian acara pun dibuka.

Dalam acara tersebut, Roni menerangkan, kepentingan warga Pademangan dapat disampaikan ke Fraksi NasDem di DPRD, yang lantas diteruskan ke DPR. Tentunya, semua proses itu haruslah diiringi dengan pengawalan. “Aspirasi juga bisa disalurkan mulai dari RT, RW, Lurah, hingga Camat untuk disampaikan ke NasDem. Dan saya akan kawal melalui gubernur,” lanjutnya. 

Pada sesi tanya jawab, Karno, warga Pademangan Barat, menyatakan kalau wilayahnya memerlukan waduk. Apalagi, tambah Karno, wilayahnya itu terkurung rel.

“Kita tak punya waduk. Sementara, sebelah sisi timur ada rel dari Senen ke Priok. Sebelah Utara juga terhalang rel. Artinya kita tak punya celah lobang. Jalan Budi Mulya, harapan saya agar dinormalisasi salurannya. Perlu ditangani khusus. Karena sudah kerja bakti tak mempan,” ujarnya menyayangkan.

Sahroni Temui WargaIa memberikan masukan, kali mati yang berada di Pademangan Barat sisi selatan, bisa dicadangkan menjadi waduk. “Insya Allah, Pademangan Barat tak banjir,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Roni mengingatkan pentingnya upaya normalisasi waduk di kawasan Jakarta Utara. Lebih-lebih, sebagian besar waduk mengalami pendangkalan hingga mencapai ke saluran air yang menjadi kunci utama. “Normalisasi waduk sangat penting. Tanpa ada waduk, banjir cepat terjadi, terutama di wilayah yang dekat pantai,” tegasnya.

Sahroni, yang terpilih dari Dapil Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu itu, paham betul saat musim penghujan dan rob, air bisa dengan cepat masuk ke rumah penduduk. Dicontohkannya, daerah sekitar Pademangan, Jakarta Utara, yang diapit dan dikelilingi rel kereta api, merasakan imbasnya kala datang musim penghujan.

‎”Skala di peta, untuk di daerah Pademangan memang dikelilingi rel. Karena pompa di Ancol sering mati, akibatnya banjir. Kita berharap dapat memperjuangkan ini (normalisasi saluran). Untuk itu, saya minta hard dan soft copy-nya. Jadi saya yang memperjuangkan nantinya punya data kuat,” tandas anak Priok itu.